Posted by: frasa | November 9, 2007

Global Warming – Efek Rumah Kaca

artikel bagus dari, http://kuntarini.multiply.com/journal/item/14 bagi yg belum tau musti baca nih :)

“Green house effect? Greenhouse effect = efek rumah kaca = pemanasan bumi karena kebanyakan rumah kaca? Efeknya = berlobangnya ozon? Mobil pake listrik lbh ramah lingkungan daripada pake bensin?”

”Efek pemanasan global apa sih? Ozon berlobang kah? Lalu apa efek ozon berlobang?” dlsb….dlsb….dlsb…….

Waduh….kacau….kacau ……SALAH SEMUA!!! Untuk mobil listrik, ummmm….tergantung sumber listriknya dari mana…..
Come sit next to me, dear……..

Let me explain U a bit about environmental issue….

Semua ini bermula dari pemakaian fossil fuel (minyak bumi) sebagai sumber energi yg paling banyak digunakan : bensin, minyak tanah, gas, avtur (bahan bakar pesawat), pelumas oli, dlsb……Kenapa disebut fossil fuel? Karena bahan bakar ini adalah rangkaian hidrokarbon yang berasal dari sisa2 kehidupan organik beribu-ribu tahun yang lalu, seperti halnya fossil yang terkubur sejak ribuan tahun yang lalu.

Singkat kata, bahkan pembangkit listrik pun MOSTLY bersumber dari pemakaian minyak bumi, walaupun ada juga yang berasal dari sumber energi kinetis spt air, angin, dlsb, dan ada juga yg bersumber dari panas bumi.

Maka bisa dibilang fossil fuel adalah bahan bakar untuk segala aktivitas industri, termasuk beroperasinya pabrik. Hasil akhir pembakaran minyak bumi dan produk turunannya (minyak tanah, avtur, dst..dst…..) adalah emisi CO2 (Karbondioksida).

Karena seluruh dunia menggunakan minyak bumi sebagai sumber energinya, maka emisi karbondioksida menjadi terlalu banyak di angkasa. Karbondioksida yang terlalu banyak di angkasa ini membentuk semacam selimut yang melingkupi bumi, membuat sinar matahari yang masuk ke permukaan bumi sulit terpantulkan kembali keluar angkasa, akibatnya bumi jadi menghangat. Efek inilah yang disebut EFEK RUMAH KACA (GREENHOUSE EFFECT), mekanisme penghangatan yang sama seperti yang terjadi di Greenhouses (rumah kaca2) yg digunakan untuk perkebunan di negara2 sub tropika. Ketika musim dingin, tanaman2 yang ditanam didalam greenhouses tidak membeku, karena kaca menghalangi panas matahari yang masuk untuk memantul kembali keluar.

Jadi, Efek Rumah Kaca BUKAN disebabkan oleh rumah kaca-rumah kaca yang terlalu banyak, tapi DISEBABKAN oleh emisi karbon yang terlalu banyak di angkasa, sehingga menyulitkan panas memantul kembali ke luar angkasa.

Lalu apa akibat yang ditimbulkan dari Efek Rumah Kaca? Tentu saja GLOBAL WARMING, bumi menjadi semakin hangat, yang dalam bahasa indonesianya disebut sebagai PEMANASAN GLOBAL.

Lalu kenapa di cover DVD film dokumenter Inconvinent Truth tertulis sebagai Global WarNing dan bukan Global WarMing? Ah, itu maksudnya memberi efek bombastis……..Karena Global Warming yang terjadi saat ini sudah diambang kritis dan merupakan “warning” bagi kita semua, global warning…….Tapi, jangan dibolak-balik, terminologi lingkungan hidup terhadap proses bumi yang semakin memanas adalah GLOBAL WARMING, dan BUKAN Global Warning.

Nah, apa akibat dari Global Warming? Wah, banyaaak……..Es di kutub utara dan selatan mencair, juga gletser2 di negara2 sub tropis. Akibatnya tinggi air laut naik, pulau2 tenggelam dan air dari darat sulit mengalir ke laut, sehingga di darat terjadi banjir besar saat musim hujan. Suhu yang semakin menghangat menyebabkan daerah endemik makhluk2 parasit meluas, spt malaria, dlsb……

Suhu yang menghangat juga menyebabkan kekacauan cuaca. Kenapa? Hmmm…..krn pada prinsipnya, cuaca merupakan mekanisme bertiupnya massa udara bertekanan tinggi (bersuhu dingin) ke massa udara bertekanan rendah (bersuhu panas). Nah, karena suhu menghangat di semua tempat akibat Global Warming, jadi gimana doooong…? That’s why cuaca saat ini sulit diprediksi…….karena pergerakan massa udaranya kacau. So many typhoons & storms…..El Nino, George, dlsb…dlsb…..dlsb…. musim hujan pendek tapi gila2an, dan musim panas yang puaannjaaangg………(teman2 di BMG mungkin bisa membantu menjelaskan lebih mendetil proses terjadinya cuaca dan awan hujan?)

Efek global warming yg lebih lengkap tapi gampang dimengerti, ada disini : http://www.climatecrisis.net/thescience/

Nah, lalu apa hubungannya dengan Lubang Ozon? Jawabnya : Sedikit sekali hubungannya! Karbondioksida yg berlebih mengakibatkan pendinginan di stratosphere sehingga memicu percepatan lobangnya Ozon, tapi penyebab utama Ozon yang berlobang bukan disebabkan oleh Global Warming, tapi disebabkan pemakaian CFC (Chloro Fluoro Carbon), yang nama dagangnya disebut juga Freon. Chlor dari CFC ini menyerang Ozon dan membentuk Oksigen, akibatnya kandungan Ozon di angkasa menipis dan bahkan bolong di kutub utara / selatan. Berlobangnya Ozon menyebabkan UV menerabas masuk atmosfer dengan lenggang-kangkung, menyebabkan terjadinya radiasi, yang mengakibatkan kanker!

Sekali lagi, penyebab utama ozon berlobang bukan oleh Global Warming!

Lalu, apakah mobil bertenaga listrik lebih ramah lingkungan dari bensin? Lha kan tadi udah diterangin…..listrik pun sumbernya adalah minyak bumi juga….Makin banyak listrik dipakai = makin banyak minyak bumi dibakar = makin panas bumi ini, Jeng! Itulah makanya kita kudu hemat pemakaian listrik…….
Tapi, saat ini ada mobil hybrid yg sumber energinya adalah tenaga matahari (pake sollar cell), atau biofuel, ditambah listrik dari energi kinetis hasil gerakan mobilnya. Kalo yang ini, toobbb bangeeeuutt….!!! Well recommended 1000%!!!

Lalu, kenapa Amerika gak mau meratifikasi Kyoto Protocol, konsesi negara2 seluruh dunia untuk pengaturan emisi karbon? Gini ya…….kontributor emisi karbon terbanyak adalah Amerika, lalu diikuti oleh China dan India. China dan India ekonominya sedang berkembang sehingga lagi giat2nya berproduksi, yang berarti mengkonsumsi minyak bumi sangat besar buat proses produksi/pabrikasinya. Sedangkan Amerika, karena negaranya sangat besar dan pola hidup yang biasa konsumtif, jika Amerika menandatangani pengurangan emisi karbon, maka berarti Amerika kudu mengurangi emisi karbonnya, yang berarti juga Amerika kudu mengurangi aktivitas produksinya sehingga ekonominya akan turun. Negara mana sih yang ekonominya mau turun?

Amerika nyap-nyap, katanya negara2 berkembang kayak Indonesia juga harusnya mengatur emisi karbonnya…..karena Indonesia itu adalah kontributor ketujuh emisi karbon, apalagi pada musim2 kemarau ketika hutan Indonesia selalu terbakar tiap tahun dan mengekspor abu ke Malaysia, Singapore, dan juga ke atmosfer bumi. Tapi kata negara2 berkembang termasuk Indonesia, kita ngelesnya bilang bahwa kita tuh gak pny teknologi produksi yang energy efficient, apalagi pake sumber bahan bakar baru……Kata negara2 berkembang, makanya transfer dong knowledge teknologi dari negara maju dengan murah, sukur2 mau ngasih gratisan…..!

Kata negara maju, enak aja loe….! Lha kalo gue kasih, terus apa dong daya saing gue? Mikir dooong……kalian nih negara berkembang mau enaknya sendiri males mikir, ngurus negara sendiri gak bisa, tukang korupsi, pemalas dan tukang eksploitasi sumber alamnya sampe nggak punya raw material lagi, illegal logging gila2an, eh minta2 teknologi tanpa mau susah2 mikir…….

{Lagian, negara2 berkembang kan memang tempat kami menjual teknologi2 yang sudah nyaris tidak terpakai lagi di negara maju? Kalian pikir kalian membeli teknologi tinggi, padahal di negara maju teknologi tsb sedang pelahan2 kami ganti yg lbh modern,ramah lingkungan krn menggunakan energi dari renewable resource dan pada akhirnya akan menguntungkan dlm jangka panjang (long term profit, kata orang…… ) …..Kalo kami kasih gratisan teknologi yg paling mutakhir, lalu siapa yang akan membeli teknologi yg hampir tidak terpakai lagi di negara kami ini?}

Kira2 begitulah yang berperang di benak negosiator2 negara maju dan negara2 berkembang dlm perundingan2 tingkat dunia lingkungan hidup…..

Tapi selama mereka berunding, kondisi pemanasan global makin kritis. Ini adalah masalah antara sustainable development yang baru kelihatan hasilnya secara signifikan dalam jangka panjang, dan masalah perut yang kudu di kasih makan dengan segera. Ini adalah masalah kita semua, baik itu masyarakat negara maju, maupun negara berkembang. Action must be done right away, nggak bisa menunggu2 hasil perundingan.

Brazil, salah satu produsen tebu terbesar di dunia, berhenti mengekspor gula. Mereka memakai tebunya utk bikin Ethanol sbg energi alternatif. Akibatnya beberapa tahun yang lalu harga gula melonjak gila2an. Indonesia dan negara2 lainnya memilih menggunakan biofuel sebagai energi alternatifnya. Salah satunya adalah program biodiesel, bahan bakar utk mesin diesel yang menggunakan bahan baku pohon jarak dan kelapa sawit (Crude Palm Oil). Jadi kalo naik Bis Transjakarta di koridor busway di Jakarta, jangan heran kalo di kaca belakang bis ada tulisan “BIODIESEL” gede-gede…….

Pada suatu saat ketika fossil fuel benar2 habis, kebutuhan biofuel akan meningkat gila2an, dan segala cara akan digunakan buat men-supply kebutuhan bahan baku biofuel. Hutan2 tropis akan ditebangi dan dibikin kebon kelapa sawit dan pohon jarak. Berbagai macam species tumbuhan yang berpotensi sebagai obat tapi belum sempat diteliti, termasuk berbagai binatang2 eksotis akan musnah. Ekosistem terganggu.

Gimana caranya supaya kita bisa tetap bisa mensupply kebutuhan bahan baku biofuel tanpa membabat hutan? Gampang…..tanamlah pohon jarak di pagar rumah masing2 dan di seluruh tanah yang tidak produktif.

So, is the Global Warming condition now in Global Warning? Exactly!!!

Trus, kita mesti gimana? Banyak yang bisa kita lakukan….

   1. Hemat pake listrik & pake mobil
   2. Carpooling (nebengin temen saat naik mobil, biar gak byk kendaraan bersliweran).
   3. Biasakan hidup hemat…..Pola konsumsi yg tinggi akan memicu aktivitas produksi dan pabrikan yang tinggi, yang pada akhirnya adalah memicu konsumsi bahan bakar yang boros.
   4. Tanamlah pohon disetiap tempat! Our earth desperately needs Carbondioxide converter to Oxygen, and the trees are the only answer!!
   5. Jangan nebang pohon. Tebanglah saja batangnya yang rapuh, tapi jangan pohonnya….

Anyway, problem lingkungan hidup itu nggak cuma Global Warning, tp juga deforestation (pohon habis, siapa yang bisa memproduksi Oksigen?), water depletion (air tanah makin hari makin berkurang lho….padahal penduduk dunia makin banyak), natural resource depletion (termasuk musnahnya berbagai species tanaman obat di hutan2 kalimantan gara2 massive illegal logging, musnahnya hewan2 langka), dlsb….dlsb……

Nah, berikut hal2 yg bisa kita lakukan utk memelihara bumi kita satu2nya ini :

   1. Sebisa mungkin pake kertas bekas, terutama buat yg gak penting2.
   2. Pake plastik apa aja, jgn lgs dibuang. Cuci lagi buat dipake lagi, emang nape? Pelit? Nggak laaa…..Hemat dan mengurangi polusi. Plastik itu polutan paling jahat, nonbiodegradble…!
   3. Nggak buang sampah sembarangan.
   4. Jangan ikut2an beli offset-an binatang langka, sok melihara binatang langka, apalagi makan produk olahannya……
   5. dst….dst….dst…..


Responses

  1. bagus banget nh artikel. bertutur dan mengalir..

  2. artikel yang bagus….setuju sekalee…kerana global warming disebabkan oleh ulah manusia sendiri…seperti penggundulan hutan,pemakaian freon yang berlebihan…nah…kalau bumi dah panas tau kan resikonya…

  3. SEKARANG BUKAN WAKTUNYA UNTUK SALING MENYALAHKAN….MARI KITA BERSAMA-SAMA MELAKUKAN LANGKAH NYATA UNTUK MENCEGAH EFEK GLOBAL WARMING..OH,YA AKU JUGA MAU M INTA MAAF SAMA TEMEN AKU..DIA SENIOR AKU..KEMARIN HARI RABU 5 DESEMBER..AKU NGATAIN DIA..KAY ORANG MASUK ASINGIN..MUKANYA MUKA ORANG KURANG DARAH..PAKE BAJU HITAM LAGI….EH IYA BAR JUGA PUNYA ANDIL LO..BWAT PEMANASAN GLOBAL..YA..ITU..DENGAN ASAP ROKOK..KAN GW KERJA DI BAR ATAU NIGHT CLUB KALO MALAM…SIANG GW KULIAH..

  4. duuuh teman knapa sih ya…?global warming itu terus berkembang nggak malah menipis eh taunya jadi lebih membahayakan makanya temen2 harus lebih peduli tentang lingkungan.okay!CIAYO!

  5. mank bener tuwh pmanasam global nyusahin para manusia di bumi, gw ajah ngerasain nich dampaknya maza tadinya kota tangerang yang hampir tiap tahun turun salju sekarang dah ngga………..

    haduwh……… !!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  6. LETS SAVE OUR FOREST
    LETS SAVE OUR FUTURE!!!!

  7. Klo mnurut aku,,
    PLANT A TREE !
    Half the world’s forest have already been cleared or burned, and 80% of the remaining have been seriously degraded. Help reduce global warming! Planting trees is the most effective and one of the cheapest ways for you to help balance the CO2 you gerenate daily. WHYSHOULD YOU PLANT A TREE ?A single tree absorbs about 1 ton of CO2 during its lifetime, provide shade and releases water vapor, lowering air temperature and cooling the earth suface.

  8. keren keren keren keren keren ……………….

  9. ap saja kegiatan manusia yang dpt merusak lingkungan?dan apa akibat nya?
    n gas apa saja yg berubah yg di hsilkan oleh kegiatan manusia itu?
    tolong sgera di jawab

  10. efek rumah kaca (green house effect) itu terjadi akibat berkumpulnya gas CO2 di atmosfer……………….
    dan banyak lagi dechhhhhhhhhhhhhhhhhhh……………………………………………………..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: